Sewaktu perjalanan mudik, saya sempat menyanyikan lagu ini..
Ibu saya langsung kaget, dan bertanya, "Kamu masih inget Fit?"
Inget banget Bu, sempet aq jadikan yel2 waktu ada acara di kampus sama temenku..
Yup, wajar banget kalo ibuku kaget, soalnya ini lagu diajarin ke saya waktu saya TPA, kemungkinan saya masih berumur 3 tahun.. Daya ingat anak kecil emang luar biasa.. Jangankan lagunya, sama ustadzah yang ngajarin aja, aq inget posisi duduknya, bau badannya, dan kumis halusnya.. hehehe.. :)
Semoga bisa jadi pelajaran buat anak-anak muslim berikutnya, bahwa ajarkanlah segala kebaikan pada anak suci itu, sebanyak-banyaknya dan sesering-seringnya..
Penasaran sama lagunya, yuk disimak..
"Kamilah santri TK Al-Qur'an,
Rajin belajar giat bekerja..
Qur'an di tangan, jadi pedoman..
Kita sambut kebangkitan Islam..
Qur'an di tangan, jadi pedoman..
Kita sambut kebangkitan Islam..
Kalau kau jauh dari Al-Qur'an,
hidupmu pasti akan sengsara,
Kacau dunia, rusak binasa,
diakhirat mendapatkan siksa.."
Sederhana,
waktu kecil tak begitu memahami artinya dengan baik.
Tapi seiring dengan kedewasaan, Alhamdulillah Allah mengajariku dengan rahmatNya.
Dan kenyataan memang benar, terlukiskan pada prasasti bersejarah masjid, pada kitab2, pada ilmu pengetahuan, pada kejayaan masa lampau..
bahwa
Jaman kejayaan Islam adalah manakala umat islam sendiri taat pada pedomanNya, Qur'an dan Hadist.
Bahkan fakta ini pun dibenarkan oleh para misionaris, dengan strategi indahnya, mengajak manusia menjauhi Al-Qur'an dengan Fun, Food, n Fashion-nya..
Seolah tabu, saat muslimat mengenakan kerudung yang menutup dada dan lebar.
Seolah Tabu, saat muslimat yang mendekap tangannya saat bersalaman..
Seolah asing, saat menenteng al-quran secara terang dan membacanya diantara kerumunan tak bermanfaat.
Seolah asing dengan seruan2 kebaikan...
#ingin menjadi santri Al-Qur'an lagi, semoga Allah berkenan terhadap keingininan ini.. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar