Rabu, 20 Maret 2013

Menggenggam Janji bukan menggenggam bara api

Aku sungguh takut, pada setiap lantunan doa yang tersampaikan.
Bagiku, berdoa adalah berkomitmen atas hasil apapun yang diberikan olehNya.
Karena, keyakinan yang tertancap kuat: Bahwa Allah mengabulkan doa yang tersampaikan dalam keluguan dan kejujurannya sebagai hamba lemah tak berdaya.

Sejatinya, doa adalah pemanjaan seorang hamba pada Tuannya.
Sejatinya, doa adalah penghambaan seindah-indahnya..
Bukankah kau akan melayang jika orang tersayangmu mengharapkan sesuatu yang pasti kau akan bisa memberikannya?
Ya, Doa adalah seindah-indahnya pengharapan.
Semanis-manisnya bentuk pemanjaan.

Maka genggamlah ia dengan kuat dan teguh. Bukan bagai menggenggam bara api

Tidak ada komentar:

Posting Komentar